TEKNOLOGI 

Ini Wujud Smartphone Lipat Perdana Sharp?

Beritatrekini99 – Seperti diwartakan sebelumnya, Sharp berencana untuk mengembangkan smartphone lipat perdananya.

Bahkan, perusahaan asal Jepang tersebut sudah memiliki paten smartphone lipat. Data paten tersebut didapatkan di World Intellectual Property Organization (WIPO).

Tak lama setelahnya, bocoran prototype smartphone lipat Sharp langsung beredar di dunia maya. Bahkan, prototype tersebut muncul dalam bentuk video berdurasi 50 detik.

Dilansir Ubergizmo, Jumat (12/4/2019), video memperlihatkan prototype smartphone lipat dalam bentang layar utuh 6,18 inci (jika tidak dilipat) dengan resolusi 1.440×3.040 piksel. Jika dilipat, smartphone ini mengusung konsep clamshell segi empat yang compact.

Sharp mengklaim kalau layar lipat pada smartphone ini memiliki siklus yang bisa dilipat sebanyak 300.000 kali.

Tidak diketahui mengapa mereka memutuskan untuk membuat batasan sebanyak itu, dan belum bisa dipastikan juga kapan smartphone ini akan meluncur ke pasaran.

2 dari 4 halaman

Sharp Kembangkan Teknologi Khusus

 

Sharp merupakan salah satu manufaktur layar terkemuka, dan ada kemungkinan perusahaan sedang mengerjakan teknologi sendiri agar bisa mewujudkan produk seperti yang ada di dokumen patennya, atau bahkan lebih baik.

Sejauh ini belum ada konfirmasi dari Sharp tentang smartphone lipat besutannya.

Selain Sharp, sejumlah vendor lain seperti Apple dan Xiaomi juga dilaporkan sedang menyiapkan produk serupa.

Saat ini yang sudah mengumumkan smartphone lipatĀ adalah Samsung dan Huawei.

3 dari 4 halaman

CEO Huawei Bicara soal Masa Depan Smartphone Lipat

Lebih lanjut, CEO Huawei, Richard Yu, dalam sebuah wawancara dengan media Jerman De Welt, membicarakan tentang masa depan bisnis smartphone, termasuk perangkat lipat.

Mengenai perangkat lipat, ia meyakini produk tersebut akan memiliki peran penting di pasar smartphone.

Dikutip dari Phone Arena, Mate X merupakan smartphone lipat pertama dari Huawei. Yu pun optimistis perangkat tersebut akan memberikan dampak signifikan di pasar smartphone dalam beberapa tahun ke depan. Khususnya, karena banyak perusahaan lain akan meniru desainnya.

Selain itu, Yu juga mengatakan, harga jual smartphone lipat seiring dengan peningkatan popularitasnya, akan semakin murah. Mate X sendiri dibanderol sekira USD 2.585 di Eropa.

Ia pun berharap, Huawei suatu saat nanti bisa menjual smartphone lipat kurang dari US$ 1.125, bahkan di bawah USD 562.

Pimpinan Huawei itu juga turut menyinggung iPhone lipat. Menurut Yu, iPhone lipat kemungkinan tidak akan dirilis pada tahun ini.

Bahkan secara pribadi, ia merasa sampai tahun depan belum ada smartphone lipat dari Apple.

Related posts