NASIONAL 

Nasib Vina Garut dari Perceraian Orangtua hingga Penangguhan Penahanan yang Ditolak

Beritatrekini99- Satu-satunya tersangka wanita dalam video syur threesome atau gangbang Vina Garut yaitu V (19) kini telah mendekam dalam tahanan.

Video Vina Garut itu sempat viral di media sosial.

Namun, V mengaku dipaksa oleh sang mantan suami A (31) untuk melakukan hubungan badan dengan orang lain dan sengaja direkam.

Selain itu, A memasarkan mantan istrinya kepada sejumlah pria dari mulut ke mulut. Polisi menyebut adegan threesome atau gangbang yang dilakukan tersebut V dan mantan suaminya AK sudah lebih dari dua kali.

“Ia juga menjajakan V dari mulut ke mulut. V dan A ini lebih dari dua kali melakukan aksi ramai-ramai, tapi kalau yang ada video katanya cuma dua,” ujar Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Budi Satria Wiguba.

V bahkan mengaku sengaja dijual oleh mantan suaminya AK melalui sosial media Twitter. Tak tanggung-tanggung, AK memajang foto V mulai dari perut hingga ke bawah.

Yang terbaru, rupanya perceraian orangtua membuat nasib V berubah. Sebelum bertemu dan menikah dengan tersangka A (31), V terbilang anak baik-baik di lingkungan masyarakat.

Berikut 4 hal terbaru V, tersangka video syur Vina Garut:

 

2 dari 6 halaman

Perceraian Orangtua Mengubah Nasib V

Kepada Liputan6.com Kuasa hukum tersangka, Budi Rahadian menceritakan, sebelum bertemu dan menikah dengan tersangka AK (31), VN terbilang anak baik-baik di lingkungan masyarakat.

Bahkan secara akademik, tersangka VN bisa dibilang berprestasi, terutama saat SMP, sebagai pendidikan terakhir yang ditempuh tersangka.

“Waktu di SMP nilainya di atas 80, bahkan ada yang 95,” kata Budi.

Menurut dia, kehidupan V berubah setelah kedua orang tuanya bercerai dengan terjun ke dunia prostitusi. Bahkan kondisi V bertambah buruk dengan situasi lingkungan sekitar yang tidak mendukung.

“Akhirnya klien kami memilih menjadi penyanyi dangdut dan menikah dengan tersangka A,” ucap Budi.

Kondisi tersebut akhirnya yang mengubah V. Dia terjerat bisnis esek-esek, terutama saat dirinya dipaksa melayani lelaki hidung belang oleh A, yang juga merupakan suaminya sendiri kala itu.

Mimik muka V yang seolah menikmati adegan ranjang dalam video Vina Garut itu, diduga merupakan tipuan semata karena adanya tekanan dan ancaman dari A, mantan suaminya.

“Ini akan terus kami dalami, kami yakin kliennya ini merupakan korban,” terang Budi.

 

3 dari 6 halaman

Rajin Puasa Senin-Kamis Selama di Tahanan

Budi juga mengungkapkan, V terkenal memiliki perangai baik di keluarga dan masyarakat. Bahkan sebelum menikah dengan A (31), V rajin melakukan puasa sunah.

“Dia juga sering puasa Senin Kamis,” kata Budi.

Akibat video asusila, V kini harus mendekam di penjara selama proses hukum berjalan. Kuasa Hukum V, Budi Rahadian, mengatakan selama di tahanan V rajin menjalankan puasa sunah.

“Bahkan waktu ditahan (V) juga puasa terus,” tegas Budi.

 

4 dari 6 halaman

Dipaksa Suami

Budi juga menyebut, kliennya V merupakan korban. Alasan tersebut berdasarkan kesaksian V yang terpaksa melakukan adegan hubungan badan dengan sejumlah pria lantaran diancam mantan suami, A.

Budi mengatakan, berdasarkan informasi dari V, ada unsur paksaan yang dilakukan oleh A agar melayani sejumlah lelaki.

“Ini juga termasuk agar V ini memasang mimik senyum karena ada di bawah ancaman,” ujar Budi.

Budi mengungkapkan, V mulai dipaksa oleh A melakukan hubungan badan dengan sejumlah lelaki sejak 2017 atau saat usianya 17 tahun. Aksi tersebut kemudian berlangsung hingga 2018.

Atas hal tersebut, pihaknya akan terus melakukan pendalaman mengingat bahwa V hanya korban.

“Oleh karena itu juga kami kemudian mengajukan penangguhan penahanan di samping persoalan kondisi kesehatannya,” pungkas Budi.

 

5 dari 6 halaman

Ajukan Penangguhan Penahanan

Budi kemudian menceritakan kondisi kesehatan V yang saat ini drop. Dropnya V setelah dirinya menjalani sejumlah proses pemeriksaan yang harus dilaluinya. Dia menyebut, permintaan penangguhan penahanan telah diajukan.

“Sekarang kami tinggal menunggu pertimbangan dari penyidik, apakah dikabulkan atau tidak,” ujar Budi.

Budi mengatakan, kondisi V secara fisik memang terlihat seperti sehat dan tidak mengalami sakit sama sekali. Namun menurutnya yang terganggu adalah mentalnya.

Hal tersebut terjadi setelah ia tahu bahwa video adegan ranjangnya dengan sejumlah lelaki tersebar di media sosial.

“Secara psikologis sudah kena sehingga kami meminta penangguhan penahanan kepada penyidik. Proses penangguhan penahanan ini nantinya akan digunakan untuk proses pemulihan yang bersangkutan,” kata dia.

Selama ini, lanjut Budi, kliennya selalu kooperatif dalam memberikan keterangan kepada penyidik kepolisian. Selain itu, ia juga selalu menghormati proses hukum yang saat ini sedang berjalan.

Namun menurutnya, azaz praduga tidak bersalah tetap harus dijunjung dalam proses penyidikan kasus tersebut.

 

Related posts