Fashion 

ASOS Jadi Bahan Lelucon Netizen karena Lupa Edit Penjepit di Baju Jualannya

Beritaterkini99– Retailer online ASOS menjadi bahan lelucon netizen karena menjual baju yang belum diedit di situsnya. Gaun itu tampak dijepit di bagian depan agar ukurannya terlihat sempurna saat dipakai model.

Pengguna Twitter dengan nama akun @xronnieanna yang pertama kali membagikan gaun biru navy yang dijual ASOS. Dia menyadari ada yg salah dengan gambar promo tersebut.

ASOS Jadi Bahan Lelucon Netizen karena Lupa Edit Penjepit di Baju Jualannya
Foto: Instagram

 

Model yang memakai gaun seharga Rp 600 ribuan itu tampak dihiasi dua penjepit kertas besar agar tampilan gaunnya terlihat pas di badan. Jelas jika editor foto ini tak menerima pesan bila bagian penjepit kertas itu juga perlu dihapus.

“uhmm @ASOS…think you forgot to edit those clips out,” tulis akun itu.

ASOS dengan cepat membalas pesan itu dan lalu mengganti fotonya dengan versi yang telah diedit. Namun sayang, masih kurang cepat dari capture foto netizen yang kini membuatnya viral.

“Kami mohon maaf mendengar penjepit yang terlihat pada foto. Kami akan membahas ini dengan tim spesialis kami. Jika kamu punya pertanyaan, jangan ragu kirimkan pada kami, kami akan senang hati membantu,” tulis perwakilan ASOS.

Menurut netizen, cara ASOS menjepit baju model sehingga tampak bagus dipakai adalah sebuah pembohongan. Para pembeli justru ingin melihat seperti apa penampakan baju itu sebenarnya, dibanding hanya mengedit fotonya.

“Kenapa tidak jelas-jelas menunjukkan seperti apa bentuk gaun itu, dibanding membuatnya pas dengan cara berbeda dengan penjepit, tentunya ini ide untuk tim spesialis,” ujar netizen bernama @lozzerhoneypot.

Netizen lain membuat ASOS jadi lelucon karena tak menyadari ada jepitan. “Jadi penjepit itu bisa dibeli dengan gaunnya?”

Namun bagi seseorang yang biasa bekerja di retail fashion, menjepit baju memang jadi hal biasa untuk melakukan pemotretan mode. Apalagi jika tak ada baju yang sesuai dengan ukuran tubuh model.

Akun @je_suis_charley mengatakan: “Mungkin itu karena mereka tidak memiliki ukuran model wanita itu jadi ia memakai gaun yang kebesaran. Aku bekerja di bidang retail dan ketika kami tidak punya ukuran yang cocok untuk manekin, kami pakaikan ukuran yang lebih besar dan menjepitnya seperti itu,” ungkapnya.

Related posts